PUTRI DUYUNG
BENARKAH HANYA DONGENG ?
Seekor putrid duyung duduk di atas batu di sebuah
danau yang luas. Ia sedang menyisir rambutnya yang panjang sambil menyanyi.
Aaa…. Bukannya putrid duyung hanya dongeng ?
PUTRI DUYUNG PANDAI MENYANYI
Zaman
dahulu kala, ada mitos tentang putri duyung. Makhluk ini memiliki tubuh yang
aneh. Bagian atas seperti manusia dan bagian bawah seperti ikan.
Makhluk-makhluk ini adalah penghuni kerajaan dasar laut.
Para putrid duyung pandai menyanyi dan memainkan alat
musik. Suara merdu mereka akan membius para pelaut. Para pelaut
itupun akan dibawa ke kerajaan dasar laut dan menjadi tawanan selamaya.
Selama
bertahun-tahun, ada kepercayaan di kalangan pelaut bahwa berjumpa dengan putrid
duyung merupakan pertanda buruk. Mereka akan mati tenggelam !
Mitos
tentang putrid duyung ini ada hamper disemua belahan dunia. Di Yunani, India,
Babilonia, Afrika, Polandia, Rusia, dan banyak lagi
PUTRI DUYUNG BAIK HATI
Kisah
putri duyung yang tidak jelas kebenarannya malah mengilhami banyak seniman.
Para pelukis menggambar putri duyung sebagai sesosok
perempuan cantik berambut panjang dengan bagian bawah seperti ikan. Indah
sekali.
Para pengarang juga membuat cerita tentang putri duyung.
Putri duyung rekaan para pengarang kebanyakan baik hati. Misalnya, Little
Mermaid karangan Hans Christian Andersen atau Putri Ariel yang kisahnya
diterbitkan Walt Disney. Putri-putri dutung versi dongeng, tidaklah pertanda
buruk bagi pelaut. Sebaliknya, mereka disukai anak-anak di seluruh dunia.
Bahkan sebuah patung Little Mermaid dibangun di Kopenhagen, Denmark.
SEBENARNYA ADA
ATAU TIDAK SIH ?
Christoper
Columbus, petualang urung yang menemukan Benua Amerika menulis dalam catatan
perjalanan mengarungi lautan. Dalam catatan 4 Januari 1493, Pak Columbus menulis,
ia melihat tiga ekor putrid duyung. Saat itu ia sedang berlayar di dekat Haiti. Putri
duyung itu tidak cantik seperti dalam dongeng. Namun, mereka memang memiliki
wajah seperti manusia.
Apakah Pak
Colubus berbohong ? Atau, mungkin ia salah lihat ? Entahlah. Yang jelas,
seorang pelaut Inggris bernama Henry Hudson juga melihat putri duyung. Saat itu
tanggal 15 Juni 1608. Ia sedang berlayar dekat Nova Zembla, Rusia. Putri duyung
itu menoleh ketika mendengar suara Pak Hudson. Lalu putrid duyung itu menghilang
ditelan ombak.
Tahun 1615, kapten Kapal Inggris bernama
John Smith melihat putri duyung berenang didekat kapalnya. Tadinya, makhluk itu
seorang perempuan. Habis, badan bagian atasnya seperti manusia, sih.
Tahun 1811, petani Skotlandia bernama M`Issac
melihat putri duyung sedang menyisir rambut. Saat itu, putri duyung sedang
duduk di jurang karang, dekat tempat tinggal M`Issac.
Pada
tahun 1830 malh ada seekor putri duyung yang mati di pantai Pulau Benbekula di
Lautan Atlantik. Pendudukpun memakamkan
putri duyung itu.
Jadi, putri duyung itu ada atau tidak ? Hmm… namanya
saja misteri. Sampai sekarang tidak ada yang bisa membawa bukti nyata. Semua
bukti hanya berupa catatan tertulis !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar