Kamis, 16 Februari 2012

Tabrakan di antariksa


TABRAKAN DI ANTARIKSA

       
Satelit komunikasi Iridium 33 yang tengah melaju dengan kecepatan 27.008 km/jam, tiba-tiba bertabrakan dengan satelit cosmos 2251. Kraaasss…. Buuummm……Bisa dibayangka, betapa kerasnya tabrakan itu. Kedua satelit itupun langsung hancur berkeping-keping. Serpihan-serpihannya langsung bertebaran mengelilingi Bumi. Tabrakan yang berlangsung 11 Februari 2009 itu terjadi diatas Siberia pada ketinggian antara 776  amapi 779 km.
        Konon, tabrakan dua satelit besar ini baru pertama kali terjadi. Sebetulnya satelit Cosmos 2251 adalah satelit yang sudah tidak dipakai. Satelit yang sudah tidak dipakai biasanya dibiarkan begitu saja. Karena untuk mengambilnya, perlu biaya sangat mahal. Akhirnya, satelit-satelit bekas pun melayang-layang menjadi sampah antariksa.
        Tabrakan di Antariksa memang sanagt mungkin terjadi. Sebab, diatas sana, ada ribuan satelit bekas dan ratusan ribu benda asing lainnya yang mengorbit Bumi dengan kecepatan super cepat. Untuk menghindari tabrakan, biasanya satelit yang masih digunakan akan menggunakan roket pendorong untuk mengubah posisi. Kalau tidak menghindar, akibatnya akan fatal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar